Usai Diperiksa, 3 Tersangka Baru Kebakaran Kejagung Tak Ditahan

Tim penyidik Bareskrim Polri telah merampungkan pemeriksaan terhadap tiga tersangka baru kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Usai diperiksa, ketiga tersangka tidak ditahan.

Ketiga tersangka itu adalah MD (peminjam bendera PT APM), JM (Konsultan Pengadaan ACP 2019/direktur pabrik penyedia ACP merek Seven), dan IS (PPK tahun 2019).

“Hari Kamis (19/11) tim penyidik gabungan telah menyelesaikan pemeriksaan para tersangka,” kata Direktur Tindak Pidana Umum, Brigjen Ferdy Sambo, melalui keterangannya, Kamis (19/11/2020).

Sambo menuturkan tersangka MD diperiksa selama enam jam. MD dicecar dengan 71 pertanyaan oleh penyidik.

“MD pemeriksaan dilakukan selama 6 jam dengan jumlah pertanyaan sebanyak 71 pertanyaan dan tidak dilakukan penahanan karena ada surat penangguhan penahanan dari kuasa hukum dan dengan jaminan istri,” tuturnya.

Baca Juga :  Zonk! Pria Jaket Ojol Todong Petugas SPBU Ternyata Bawa Tas Kosong

Selanjutnya, tersangka JM diperiksa selama enam jam. Penyidik mencecar JM dengan 58 pertanyaan.

“JM pemeriksaan dilakukan selama 6 jam dengan jumlah pertanyaan sebanyak 58 pertanyaan dan tidak dilakukan penahanan karena ada surat permohonan penangguhan penahanan dari pihak kuasa hukum,” ujar Sambo.

Loading...

Sementara itu, tersangka IS juga diperiksa selama enam jam. Sambo menyampaikan IS dicecar 47 pertanyaan.

“IS pemeriksaan dilakukan selama 6 jam dengan jumlah pertanyaan sebanyak 47 pertanyaan dan tidak dilakukan penahanan karena ada surat penangguhan penahanan dari pihak Kuasa Hukum,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pelapor Desak Polisi Umumkan Hasil Forensik Wajah di Video Mirip Gisel

Untuk diketahui, Bareskrim Polri menetapkan kembali sejumlah orang sebagai tersangka kasus kebakaran Gedung Utama Kejaksaan Agung (Kejagung). Tersangka yang baru ditetapkan berjumlah 3 orang.

“Ada tiga,” kata Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Ferdy Sambo kepada detikcom, Jumat (13/11).

Ketiga tersangka, beber Ferdy, berasal dari lingkup internal dan eksternal Kejagung.

“Dari mantan pegawai Kejagung dan eksternal dari luar perusahaan,” ucap Ferdy.

Pihak luar Kejagung yang dimaksud Ferdy adalah perusahaan pengadaan minyak lobby dan ACP. “Perusahaan pengadaan minyak lobby sama ACP,” imbuh dia.

Baca Juga :  Laporan Pendukung HRS terhadap Nikita Mirzani Ditolak Polisi

Sebelumnya, ada 8 tersangka yang ditetapkan polisi dalam kasus kebakaran Kejagung RI. Kebakaran Gedung Utama Kejagung terjadi pada 22 Agustus 2020.

Bareskrim Polri menyimpulkan kebakaran diduga akibat kelalaian di mana ada pekerja bangunan yang merokok di dalam gedung dan membuang puntung rokok sembarangan.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *