Zonk! Pria Jaket Ojol Todong Petugas SPBU Ternyata Bawa Tas Kosong

Seorang pria berjaket ojek online (ojol) terekam kamera sedang menodong petugas SPBU di Denpasar, Bali. Apesnya, korban yang ditodong membawa tas kosong.

Kejadian ini viral di media sosial. Korban juga sudah melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.

Terlihat dalam video, pria berjaket ojol itu mengendarai sepeda motor masuk ke SPBU. Setelah berhenti, pria itu malah menodongkan pistol ke pegawai SPBU.

Para pegawai pun berlarian. Pelaku membawa kabur tas korban. Kejadian yang berlangsung pada pukul 13.40 Wita, Rabu (11/11), itu ditindaklanjuti oleh polisi.

Korban yang semula melapor ke Polsek Denpasar Selatan lalu diarahkan untuk melapor ke Polsek Benoa. Sebab, peristiwa penodongan terjadi di wilayah hukum Polsek Benoa.

Baca Juga :  Kesaksian Asisten : Syekh Ali Jaber Wafat dengan Tersenyum Indah
Loading...

Sementara itu, saat ini kasus penodongan tersebut sudah dilimpahkan ke Polresta Denpasar.

“Kasusnya sudah dilimpahkan ke Polresta oleh Polsek Densel. Iya yang menuju Tol Benoa itu (lokasi kejadiannya). Saya masih menunggu korbannya karena lapornya ke sana (Polsek Denpasar Selatan) bukan ke sini. Tapi saya juga sudah ke TKP,” kata Kapolsek Benoa Kompol Abdus Salim.

Dari kesaksian seorang warga yang juga pegawai bernama Indriyani, pria itu tiba-tiba masuk dan langsung menodongkan pistol ke pegawai SPBU yang sedang duduk.

Baca Juga :  Film Nussa Dicap Radikal dan Intoleran oleh Denny Siregar, Ini Tanggapan KPAI

Setelah menodongkan pistol, pria itu membawa kabur tas kosong dan satu buah handphone. Saat itu, kata dia, tidak ada uang yang dibawa kabur oleh pelaku.

“Tas kosong sih, cuma tas itu rusak, cuma kita biasa taruh handphone di sana kan temen-nya. Nggak ada (uang yang dirampas), sama sekali nggak,” ujar Indriyani.

Dari hasil penyelidikan, Kapolresta Denpasar Kombes Jensen Avitus Panjaitan menyebutkan pelaku bukan driver ojol.

“Penodongan di SPBU itu kami sudah berkoordinasi dengan perusahaan ojol. Itu bukan dari driver ojol. Pertama itu dari tracking tidak ada sementara dari jam yang saat itu tidak ada anggota mereka yang melewati situ,” kata Kapolresta Denpasar Kombes Jensen Avitus Panjaitan saat dihubungi detikcom, Senin (16/11/2020).

Baca Juga :  Raffi Ahmad Ikut Pesta Usai Divaksin, Istana Bereaksi

Dia mengatakan penyidik masih mendalami ciri-ciri pelaku berdasarkan keterangan saksi dan rekaman CCTV yang ada di lokasi. Polisi sedang memastikan barang yang dipakai pria tersebut untuk menodong petugas SPBU.

“Kan mirip menyerupai pistol tapi kita belum bisa pastikan karena nggak jelas itu kelihatan kan jadi menyerupai,” tambah Jensen.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *