Perjuangan Hidup Penjual Madu, Alami Patah Tulang dan Tak Punya Tempat Tinggal

Mengalami patah tangan dan kaki, pria ini tetap berjuang hidup dengan berjualan madu. Bahkan ia juga tak punya tempat tinggal. Ini kisahnya.

Perjuangan hidup pria yang satu ini patut diacungi jempol. Pria tersebut adalah Hendi, seorang penjual madu keliling.

Ia menawarkan madu hitam, madu murni dan sarang madu. Setiap hari, Hendi selalu menjajakan madu dagangannya yang diangkut menggunakan ember dan kantong plastik.

Padahal kondisi Hendi sangat tidak memungkinkan. Kaki dan tangan Hendi patah akibat kecelakaan kerja yang dialaminya dulu.

Sebab itulah ia tidak bisa melakukan banyak hal seperti sedia kala. Akhirnya ia memilih untuk berjualan madu keliling untuk bertahan hidup.

Kisah Hendi ini diceritakan oleh pengguna TikTok dengan akun @mulaidarikita (08/11). Dalam videonya ia menceritakan saat bertemu dengan Hendi.

“Gak tega banget liat Bapak ini jualan dengan kondisi yg begini, tolong bantu beliin dagangannya ya guys,” tulisnya dalam caption.

Loading...

Hendi tampak duduk jongkok di pinggir jalan sambil bersandar di tiang lampu. Mirisnya lagi, Hendi tidak punya tempat tinggal untuk bernaung.

“Sempat nanya namanya bapak Hendi. Pas di tanya tinggal di mana, bapaknya gak punya tempat tinggal,” tulisnya.

Kisahnya pun menjadi viral setelah dibagikan ulang oleh akun-akun di media sosial. Banyak netizen yang mengaku salut dengan perjuangan hidup Hendi.

Meski dalam kondisi tubuh yang tidak sempurna, ditambah lagi kondisi pandemi COVID-19, Hendi tetap semangat mencari pundi-pundi untuk keberlangsungan hidupnya.

“Insya Allah rezekinya lancar. Sehat-sehat pak,” tulis netizen.

“Jadi malu sama diri sendiri, punya tangan dan kaki sempurna tapi suka males kerja. Semangat ya pak, semoga rezekinya lancar terus,” tulis netizen lainnya.

Kisah Hendi ini serupa dengan Heri, seorang penjual sayur yang ada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Kisahnya diceritakan lewat channel YouTube Diary Al-Fakhri (26/10).

Heri juga mengalami patah kaki dan tangan yang disebabkan kecelakaan. Ia tertabrak mobil. Mirisnya lagi, si penabrak tak mau tanggung jawab.

Sementara itu ia juga ditinggal oleh istri dan anak-anaknya di saat kondisinya belum sembuh betul. Hingga akhirnya ia memilih untuk berjualan sayur untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *