Keutamaan Bulan Dzulhijjah: Ada Puasa Sunah Tarwiyah, Arafah, dan Qurban

Keutamaan bulan Dzulhijjah disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan Imam At Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah, juga hadits riwayat Imam Bukhari dari Ibnu Abbas.

Disebutkan dalam hadits tersebut bahwa, sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah adalah hari amal sholeh yang sangat dicintai Allah SWT.

Dikutip dari Kitab Ihya Ulumiddin karya Imam Al Ghazali, keutamaan bulan Dzulhijjah terdapat di sepuluh hari yang pertama. Berpuasa satu hari di tanggal 1 sampai 9 pahalanya setara dengan puasa satu tahun.

Begitu juga dengan ibadah sholat malam berpahala setara dengan sholat pada malam Lailatul Qadr. Berikut ini bunyi hadits riwayat Imam At Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah.

“Tidak ada hari yang amal sholeh, lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari yang sepuluh ini (10 hari pertama bulan Dzulhijjah). Sesungguhnya berpuasa satu hari di dalamnya membandingi berpuasa satu tahun. Melakukan Sholat malam di dalamnya membandingi sholat malam pada malam Lailatul Qadar. Salah seorang sahabat bertanya ‘Apakah lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah?’ Beliau bersabda, Iya. Lebih baik daripada jihad fii sabiilillaah, kecuali seseorang yang keluar berjihad dengan harta dan jiwa raganya kemudian dia tidak pernah kembali lagi (mati syahid).”

Baca Juga :  Benarkah Bekerja di Bank Haram dan Harus Cari Kerjaan Lain?

Puasa Dzulhijjah

Puasa sunah dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah sering dilakukan Rasulullah. Sebagaimana diriwayatkan dalam hadits Abu Daud berikut ini :

Loading...

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari Asyura (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, awal bulan di hari Senin dan Kamis.”

Hadits ini juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dan Imam Nasa’i dari Hafsah ra. Imam Nawawi dalam Kitab Al Majmu’ menyebutkan bahwa di 9 hari awal bulan Dzulhijjah sangat dianjurkan untuk berpuasa. Khususnya di tanggal 9 Dzulhijjah bagi yang tidak sedang menjalankan wukuf di Arafah.

Disebutkan dalam hadits riwayat Imam Muslim, “Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.”

Baca Juga :  7 Adab Bangun Tidur Sesuai dengan Sunnah yang Dilakukan Rasulullah SAW

Menyembelih Qurban

Keutamaan bulan Dzulhijjah berikutnya adalah menyembelih hewan qurban bagi umat Islam yang mampu. Berqurban menjadi salah satu amalan yang dicintai Allah SWT. Diriwayatkan dalam hadits Tirmidzi dari Aisyah RA, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidaklah pada hari nahr manusia beramal suatu amalan yang lebih dicintai Allah SWT daripada mengalirkan darah dari hewan kurban. Ia akan datang pada hari kiamat dengan tanduk, kuku, rambut hewan kurban tersebut. Dan sungguh, darah tersebut akan sampai kepada (ridho) Allah SWT sebelum tetesan darah tersebut jatuh ke bumi, maka bersihkanlah jiwa kalian dengan berkurban.”

Menunaikan haji dan umroh

Di bulan Dzulhijjah, umat Islam yang mampu disunahkan untuk menunaikan ibadah haji dan umroh. Haji disebutkan dalam hadits Imam Bukhari adalah amalan yang paling afdhol.

سُئِلَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الأَعْمَالِ أَفْضَلُ قَالَ « إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « جِهَادٌ فِى سَبِيلِ اللَّهِ » . قِيلَ ثُمَّ مَاذَا قَالَ « حَجٌّ مَبْرُورٌ

Baca Juga :  7 Adab Bangun Tidur Sesuai dengan Sunnah yang Dilakukan Rasulullah SAW

Artinya: Rasulullah SAW ditanya, “Amalan apa yang paling afdhol?” Beliau menjawab, “Beriman kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.” Ada yang bertanya lagi, “Kemudian apa lagi?” Beliau menjawab, “Jihad di jalan Allah SWT.” Ada yang bertanya kembali, “Kemudian apa lagi?” “Haji mabrur,” jawab Rasulullah SAW. (HR Bukhari).

Sementara ibadah umroh di bulan Dzulhijjah bisa menghapus kefakiran dan dosa

تَابِعُوا بَيْنَ الْحَجِّ وَالْعُمْرَةِ فَإِنَّهُمَا يَنْفِيَانِ الْفَقْرَ وَالذُّنُوبَ كَمَا يَنْفِى الْكِيرُ خَبَثَ الْحَدِيدِ وَالذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَلَيْسَ لِلْحَجَّةِ الْمَبْرُورَةِ ثَوَابٌ إِلاَّ الْجَنَّةُ

Artinya: “Ikutkanlah umroh kepada haji, karena keduanya menghilangkan kemiskinan dan dosa-dosa sebagaimana pembakaran menghilangkan karat pada besi, emas, dan perak. Sementara tidak ada pahala bagi haji yang mabrur kecuali surga.” (HR An Nasai).

Dalam kalender Islam, pada 22 Juli 2020 besok sudah masuk bulan Dzulhijjah 1441 hijriyah. Begitu banyak keutamaan bulan Dzulhijjah sebagaimana dijelaskan Rasulullah SAW yang diriwayatkan dalam sejumlah hadits.[*]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *