Viral Video Anak Kecil Dianiaya Teman Mainnya, Ayah Pelaku Malah Merekam: Ga Usah Nangis Dong

Viral di media sosial sebuah video yang merekam tindakan bullying seorang anak bercelana merah terhadap temannya.

Pantauan TribunJakarta.com, video tersebut pertama kali diunggah oleh akun Instagram @viralterkini99.

Dalam video berdurasi 26 detik itu, seorang anak bercelana merah menganiaya temannya.

Anak bercelana merah memukul kepala dan punggung temannya yang tubuhnya jauh lebih kecil itu berkali-kali.

Korban yang mengenakan baju hijau tampak berusaha menghindar sambil menangis histeris.

Anak yang bercelana merah terlihat sangat dominan. Sementara, tiga anak lain hanya menonton tanpa melakukan upaya pemisahan.

Baca Juga :  Viral Kafe di Jatim Berjubel Tanpa Prokes, Netizen: Kenapa Kapoldanya Malah Naik jadi Kapolda Metro Jaya?

Perekam aksi tak terpuji itu diduga adalah ayah dari anak bercelana merah. Melihat tindakan amoral sang anak, si perekam hanya tertawa.

Loading...

“Enggak usah nangis dong, masa nangis,” ucapnya berkali-kali.

Berdasarkan caption di @viralterkini99, peristiwa mengiris hati itu terjadi di Desa Petet, Semarang, Jawa Tengah.

“Tindakan tidak terpuji oleh anak bercelana merah kepada teman mainnya yang direkam oleh ayahnya sendiri (anak bercelana merah-red). TKP. Desa Petet, Tuntang, Semarang, Jawa Tengah. Selasa (12/5/2020).

Mohon pihak berwajib segera mengusut dan menangkap si perekam video yang tidak lain adalah ayah kandung si anak bercelana merah.

Postingan ini kami hapus jika orang tersebut telah ditangkap” tulis akun @viralterkini99.

Dikutip TribunJakarta.com dari Kompas.com, Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Rifeld Constantine Baba mengatakan belum ada yang mengadukan secara resmi terkait kejadian tersebut.

Baca Juga :  Viral Emak-emak Tukang Sayur di Bekasi Dijambret, Rp 2 Juta Raib

“Dengan ada video ini akan kami telusuri kebenarannya dengan melibatkan personel Polsek Tuntang dan DP3A Kabupaten Semarang,” ungkapnya.

Sumber: tribunnews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *