Gadis 16 Tahun Diduga Gugurkan Kandungan di Dalam Masjid, Ditemukan Lemas dan Berbau Busuk

Seorang gadis berinisial RS (16) ditemukan lemas tak berdaya setelah diduga menggugurkan kandungannya di di dalam Masjid Sirotal Mustakim, Desa Mangalli, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Rabu (16/10/2019).

Gadis tersebut ditemukan tak berdaya setelah sejumlah pengurus masjid mencium bau busuk yang berasal dari lantai tiga masjid.

Setelah ditelusuri, bau busuk tersebut ternyata berasal dari lantai tiga masjid, yang ternyata di sana terdapat RS yang sudah dalam kondisi tergolek lemas.

Loading...

“Ada laporan bau busuk, dicari-cari ternyata di lantai tiga sumbernya. Pas didatangi ternyata ada wanita sudah lemas kesakitan,” ujar Ketua Takmir Masjid Sirotal Mustakim, Ahmad Syaifullah kepada Tribun-Video, Kamis (17/10/2019).

Sebelum ditemukan dalam kondisi lemas, RS sebelumnya berada di masjid bersama seorang pria.

“Habis salat Ashar, cuman mereka berdua tak pergi-pergi. Kami pikir mereka musafir yang hendak istirahat karena di depan masjid terdapat terminal,” ujar Ahmad.

Namun saat kejadian, petugas masjid tak berhasil menemukan pria yang diduga kekasih RS.

“Pas si cewe ditemukan, kami cari-cari cowonya tapi gak ketemu. Sudah kabur,” terang Ahmad.

RS diduga menggugurkan kandungannya dibantu oleh pria yang diduga merupakan kekasihnya.

“Memang agak mencurigakan, karena sebelumnya terlihat mondar-mandi ke kamar mandi,” ujarnya.

Setelah menemukan korban, pengurus masjid kemudian melapor ke Polsek Palangga dan pihak kelurahan setempat.

“Polisi datang kemudian mengewakuasi wanita tersebut, korban ditangani pihak kepolisian,” imbuh Ahmad.

Korban dievakuasi ke RSUD Syeikh Yusuf Sungguminasa, Kabupaten Gowa untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kini pihak kepolisian masih mencari kekasih RS yang pergi melarikan diri.

Semantara itu, cerita serta foto-foto RS yang diduga gugurkan kandungan pun beredar dan viral di media sosial.

Sumber : tribunnews.com

Loading...
Shares
/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *